

Alat pembuka buah durian karya inovasi yang dimaksud adalah sebuah alat berupa pesawat sederhana yang bekerja berdasarkan Torsi atau momen gaya.
Adapun cara kerja alat ini adalah dengan menusukkan pisau alat kearah bagian bawah durian (durian dalam posisi terbalik), kemudian dengan menekan (menusukkan) pisau tersebut kearah bawah, lalu menggerakkan kegua tuas kearah berlawanan hingga buah durian terbuka.
Untuk type alat pembuka buah durian yang penulis buat sa’at ini adalah sudah dimodifikasi dimana gerak daripada alat ini tidak hanya arah vertical dan horizontal, tetapi juga kearah sumbu z (buah durian dalam kerajanjang dapat digerakkan kearah maju atau menjauhi si pengguna alat).
Dimensi Alat
Panjang 630 mm
Lebar 330 mm
Tinggi 320 mm
Bahan :
1. Besi holo (4 x 4) cm panjang 63 Cm = 1 unit
2. Besi holo (4 x 4) cm panjang 33 Cm = 2 unit
3. Besi holo (4 x 4) cm panjang 17,5 Cm = 1 unit
4. Besi holo (3 x 3) cm panjang 59 Cm = 1 unit
5. Besi flat ketebalan 3 mm ukuran 38 cm x 9,5 cm = 1 unit
6. Besi flat ketebalan 1 mm ukuran 40 cm x 20 Cm = 1 unit
7. Baut + mur ukuran 14 mm = 3 unit
8. Elektroda LD 2 mm = 1 kg
9. Cat minyak (semprot) = 1 kaleng
Alat :
1. Gerinda dengan mata potong
2. Generator Las Listrik 400 AH
3. Bor listrik
4. Palu
5. Tang Jepit
6. Ragum
7. Amplas
8. Mistar tukang (meteran)
Proses Pembuatan
A. Komponen Utama
Pembuatan Tuas
Pengerjaan pembuatan batang tuas dilakukan dengan gerinda tangan (pemotongan)
Pembuatan mata pisau (blade) mata tuas dengan pemotongan dan penggerindaan
Perakitan mata pisau pada batang tuas dilakukan dengan pengelasan, kemudian dibautkan pada komponen pendukung pada flat klem U
B. Komponen Pendukung atau Penyangga
Pembuatan Komponen Pendukung atau Penyangga
Pengerjaan pembuatan pendukung berupa dudukan tuas berbentuk letter L pemotongan dengan gerinda, perakitan dengan las listrik
Pengerjaan pembentukan klem U dengan system tekan (Jepit dan Pukul)
Perakitan dengan system penyambungan logam dengan Las Listrik
Perapihan dengan gerinda dan amplas
Cara Penggunaan Alat
Potong Tangkai durian hingga rata dengan kulit.
Letakkan Durian dengan posisi terbalik (arah tangkai menghadap kebawah) pada dudukan alat pembelah durian.
Arahkan mata pisau pada Tuas Alat Pembelah Durian ke pertemuan Alur pada bagian ujung bawah durian.
Tekan Kedua tuas kebawah hingga pisau pada alat pembelah durian menancap atau masuk.
Tekan kedua tuas kearah yang berlawanan sesuai posinya (ke arah kanan dan kiri) hingga Durian terbelah
Inovator :
Drs. Suroyo (Guru Pembimbing)
Anggota :
Piki Turnando (Toolman Otomotif)
Rizki Apriansyah (Siswa)
Riza (Siswa)
Okta Wahyu Agung (Siswa)
Doni Agusman (Siswa)
Jadilah yang pertama berkomentar di sini